Rabu, 11 Februari 2015

Berawal dari pukis, petai dan dawet

INSPIRASI




     Berawal dari kabar yang kurang mengenakkan yaitu kabar meninggalnya Ayah dari ibu yang memasakkan kami di kantor. Sungguh kabar mengagetkan karena sebelumnya beliau masih sehat dan kami sangat dekat dengan keluarga ini, karena ibu ini juga ikut membantu memasakkan untuk kami dirumah.Kami sangat terbantu dengan adanya ibu ini, walau memasaknya dirumah beliau dan kami tinggal ambil sayur matangnya.

    Ber-7 kami berangkat dari kantor bersama sama, saling senda gurau saling meledek satu sama lain, aku dengan santai menyetir ke tempat tujuan. Satu per satu saling meledek yah namanya masih muda wajarlah meledek dan menyindir ke jombloan seseorang atau hal hal yang kurang gaul dimengerti seseorang mengakibatkan seseorang bengong karena tidak tahu istilah gaul, misalnya sebutan hello kitty untuk pria yang kewanita wanitaan dsb.

     Perjalanan tidak terlalu lama karena rumah beliau tidaklah terlalu jauh, kami bersalaman dengan keluarga beliau dan langsung kami menyempatkan men sholatkan jenazah.

Sepulang dari melayat, dengan posisi yang sama seperti berangkat mulailah sindir menyindir namun, kok yang sekarang banyak yang arahnya ke aku ya, mulai ada yang nyebut A pukis, yang lain pada nimpali mbok yang lain jangan A pukis dan seterusnya di ulang ulang, tertawa lebar, sementara aku bingung apa yang patut ditertawakan. Dari pukis topik berikutnya pindah ke petai, temannya jengkol, sama seperti pukis, saling tertawa dan meledekku, namun aku tetap bingung apa yang menarik untuk ditertawakan. Topik berikutnya pindah lagi ke dawet, yah lagi lagi aku juga bingung dengan apa yang mereka tertawakan. Dalam hati Ya Allah semoga apa yang mereka tertawakan  memang menjadi kenyataan, namun bukan boss pukis, petai atawa dawet.Lalu, apa yang harus kulakukan. Padahal saat ini tim kami lagi negosiasi sesuatu yang besar, butuh doa butuh support, kok malah yang terjadi seperti ini. 

      Aku bertahan tersenyum, bahkan dalam hati aku doakan semoga merekna diampuni segala dosanya.Sebelum sampai kantor lewat warung soto, kuajaklah mereka mampir dan nyoto terlebih dahulu, dengan bercanda aku sampaikan doakan kami ya semoga jadi apa yang kami rencanakan.

Sampai di kantor kami melakukan aktifitas rutin namun hampir kami pulang ada sms masuk dan memberitahuku bahwa apa yang didiskusikan dan direncanakan mudah mudahan lancar dan mereka begitu antusias project besar ini dan berharap segera jalan.Allahu Akbar... sontak aku terkejut karena rencana ini cukup lama belum tersentuh, sekarang begitu cepat rencana ini akan berjalan.

Jadi jika ada yang mendoakan sekecil apapun dan menjelekkanmu,  janganlah marah, namun doakanlah kembali kepada mereka yang tidak tahu. Tuhan Maha Tahu..



Karakter konsumen dan pemasar

Karakter tipe konsumen dan pemasar, ketika sedang saling menertawakan


Apakah mereka menjadi konsumen yang  snob,  smart  atau  dumb ??Ataukah pemasar nya yang  snob, smart  atau dumb




Konsumen yang snob adalah konsumen yang suka dengan barang mahal supaya kelihatan hebat. Dia sebetulnya kurang paham akan produk yang akan mereka beli. Yang terpenting mereka membeli lebih mahal ketimbang yang dibeli orang lain. Kitapun juga sering geli sendiri melihat  konsumen dumb, yang selalu membeli barang yang murah.Bukan karena

ingat ajal akan datang .....

Semasa hidup


Sudahkah kita mempersiapkan diri untuk kehidupan yang selanjutnya..? Bekal pahala, kebaikan2 yang pernah kita lakukan..

Seberapa banyak uang yang kita gunakan di jalan Allah swt..

Masih banyak pertanyaan yang belum sanggup aku jawab, karena masih banyak tugas dan kewajiban yang belum aku jalankan

Semoga Allah mengampuni dosa dosaku, aku belum membahagiakan bapak ibuku, juga keluargaku, namun aku tetap terus berupaya sejauh aku mampu.

Aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk menambah kebaikan, memohon dan sujud pada Nya, namun jika waktunya tiba, aku pun ingin khusnul khotimah seperti mereka mereka telah syahid dijalan Mu sebelumnya.

Aku mohon doanya ya .. .


Sabtu, 06 Desember 2014

SIAPA YG BISA MENJAMIN UMURMU ..

SIAPA YG BISA MENJAMIN UMURMU



Dalam satu riwayat ( atsar )....Abdullah bin Umar ra sewaktu kecil ...pernah datang kepada ayahnya Khalifah Umar bin Khattab ra sambil menangis.... Umar bertanya ada apa ?....Abdullah menjawab bahwa dia diejek teman2 nya karena bajunya robek ada di 8 tempat....dia minta baju yang baru kepada ayahnya yang saat itu menjadi khalifah....

Umar bin Khattab ketika saat itu tidak cukup uang untuk membelikan baju anaknya walaupun dia seorang pimpinan.... khalifah orang mukmin pada saat itu....

Kemudian Umar memanggil bendahara negara untuk meminjam sekaligus meminta gajinya 2 bulan kedepan guna untuk membelikan baju anaknya....
Bendahara negara kemudian menjawab permintaan Umar...

Wahai Abu Abdullah.... mengeluarkan gajimu 2 bulan kedepan adalah bukan hal yang sulit bagiku....akan tetapi siapa yang menjamin bahwa umurmu bisa sampai 2 bulan yang akan datang ?.....Umar bin Khattab ra menangis tersedu2 mendengar pertanyaan bendaharanya. ...kemudian tidak jadi meminjam uang gajinya 2 bulan kedepan....

Umar bin Khattab ra akhirnya datang menemui anaknya Abdullah dengan mengatakan kepadanya... ..

Wahai anakku....lihatlah baju bapakmu ini....ada 12 lubang dalam baju bapakmu....jadi kalau teman2 mu mengejekmu karena bajumu berlubang di 8 tempat....katakan kepada mereka bahwa baju bapakmu berlubang di 12 tempat....

Inilah kisah riwayat indah dari Umar bin Khattab ra terkait dengan zuhudnya dia akan kehidupan dunia....walaupun dia seorang presiden.... .

Sebuah pelajaran indah.....bagaimana dengan presiden.... gubernur. ...walikota / bupati....camat. ...lurah. ...yang ada disekitar kita ?

Pemimpin yang menginspirasi

BUTUH ARAH

Pemimpin yang menginspirasi

Kali ini perjalanan ke Tangerang, kebetulan lewat udara, turun di cengkareng. Umumnya kami lewat darat atau kereta api, namun  karena pantura sekitar comal jembatannya turun karena tidak kuat menahan beban truk besar muatanya sehingga terjadi antrian panjang dimana mana, juga tiket ka kok ya kebetulan lebih mahal dari tiket pesawat.Saat sudah naik kami tergelitik membaca majalah, sepanjang 1 jam perjalanan saya mencoba memahami maknanya.


Pemimpin yang menginspirasi.



Mengapa seorang bawahan dengan atasan yang lama merasa cepat merasa capek, kelelahan padahal tidak melakukan apa apa, sementara dengan atasan yang baru, timbul semangat baru, energi baru, dan gairah kerja baru.Setiap manusia memiliki energi, dan atasan yang menambah energi menjadi pemimpin yang menginspirasi, atau inspiring leader.

Inspirasi ini dibutuhkan bawahan untuk mencapai tujuan.Walau akan menghadapi tekanan yang cukup berat dan imbalan yang belum tentu didapat sebelum tujuan itu tercapai.

Oleh karena itu perlu arah yang jelas, arah menuju impian yang hendak dicapai.Dan, inspirasi adalah sebuah bentuk perpindahan energi,berlakulah hukum kekekalan energi.penciptaan energi, penularan energi dan pelestari energi.

Penciptaan energi, seorang Nabi mendapatkan energi dari Wahyu Tuhan, pemimpin negara. Organisasi, ceo mendapatkan dengan adanya visi atau impian, menyemangati dirinya dengan visi, karena pemimpin ini ‘melihat’tujuan yang hendak dicapai.Atau dengan berkomunikasi dengan pengikut dan memahami perkataan hati mereka.

Penularan energi, harus bisa menceritakan dan mengkomunikasikan negeri impian yang hendak dicapai, maka harus paham betul alasan alasan mengapa negeri impian ini harus dicapai bersama sama.Juga harus bisa menjelaskan dengan bahasa yang paling mudah kepada pengikutnya.Semakin para pengikutnya memiliki gambaran atau visualisasi yang jelas semakin kuat motivasi diri sendiri pada pengikut.

Pelestari energi, saat inilah pemimpin sedang diuji, sejauh mana kadar energi yang dimiliki pengikutnya, namun setidaknya pemimpin bisa memperlihatkan Integritas, Humble dan Humanity nya.

Integritas,apakah pemimpin benar benar sedang berusaha untuk dirinya sendiri atau untuk kebaikan para pengikutnya. Banyak orang berpendapat, integritas adalah menyatunya kata dan perbuatan.

Humble, kerendahan hati, tidak menjadi arogan dan menjadikan pengikut sebagai obyek
Humanity, memanusiakan manusia, pemimpin harus sadar bahwa pengikut adalah manusia biasa, bisa lelah, marah sakit, kecewa atau kehilangan keyakinan. Dengan pendekatan bersifat kemanusiaan inilah membantu meningkatkan energi yang telah memudar tadi.

Bacaan yang memberi energi positif untuk ditularkan,tinggal sekarang bagaimana kita melakukan hal hal tadi di lingkungan kita, setidaknya saat seorang pemimpin menjadi pemimpin dilingkaran terkecil kita, keluarga. Sambil noleh ke kaca.....   

    

Strategi Makan Bubur Ayam Panas

Bubur Ayam

Siapa yang tidak kenal bubur ayam..? Hampir mayoritas kenal dengan makanan yang satu ini.Enak dimakan saat panas, di pagi hari saat perut berbunyi, atau habis berolahraga pagi. Nikmatnya tu disini, hangat diperut dan cukup mengenyangkan walau 4 jam lagi perut minta jatah nasi.



Namun cara makan bubur ayam saat panas tentulah berbeda dengan makan nasi.Bubur yang panas tentulah diaduk terlebih dahulu merata antara bubur dan tambahan yang menyertainya.Kadang ditambahi lagi dengan kecap, saus atau garam agar lebih nikmat.Perhatikan, setelah itu baru makan dengan disendok suap demi suap, dari mana mulainya, umumnya dari pinggir terlebih dahulu. Baru kemudian sampai ke tengah.

Tulisan ini berawal saat diskusi dari mana ya kita mulai pendekatan bisnis ke suatu perusahaan atau personal, cara yang paling mudah ya melalui orang sekitar atau orang yang mengerti tentang bisnis tadi sampai akhirnya ke orang yang benar benar kita tuju.Seperti cara kita makan bubur ayam panas. Dari pinggir terus ke tengah.

Kamis, 13 November 2014

Acuan Praktis Untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Robert Bacal   

How to
MANAGE
Performance

 
24 Poin Penting untuk Meningkatkan Kinerja
Acuan Praktis Untuk Meningkatkan
Kinerja Perusahaan


PT Bhuana Ilmu Populer Kelompok Gramedia




Mengelola Kinerja


Mengapa Anda harus peduli tentang pengelolaan kinerja karyawan Anda? Karena komunikasi antara manajer dan karyawan sangat perlu untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan semangat dan motivasi, dan memungkinkan koordinasi pekerjaan setiap karyawan dengan sasaran kelompok dan organisasi.
Banyak manajer tidak menyukai manajemen kinerja. Mereka coba menghindarinya, melakukannya secara tergesa-gesa, atau hanya mengacau. Seringkali karena mereka tidak mengerti manajemen kinerja.
Jadi, mereka berfokus pada hal-hal yang salah. Mereka berfokus pada penilaian, bukan perencanaan. Mereka berfokus pada r-komunikasi satu^arah (manajer pada karyawan), bukan dialog. Mereka berfokus pada berkas wajib, bukan komunikasi. Mereka berfokus pada menyalahkan, bukan memecahkan masalah. Mereka berfokus pada masa lalu, bukan sekarang dan yang akan datang.
Jadi, mereka membuang waktu dan usaha serta tidak memperoleh manfaat yang dapat diberikan manajemen kinerja— jika dilakukan dengan tepat. Sebenarnya, waktu dan usaha mereka seringkali hanya memperburuk situasi.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons